Sejarah Gambang Kromong dan Cara Memainkannya

Posted on

Sejarah gambang kromong perlu dipahami secara mendalam untuk lebih mengenal alat musik tradisional tersebut. Alat musik ini sendiri rupanya bukan berasal dari Indonesia. Akan tetapi, asal muasalnya dari Tiongkok Selatan.

Sejarah Gambang Kromong dan Cara Memainkannya
gambangkromongsinarmuda.web.indotrading.com

Seiring berjalannya waktu, alat musik tersebut sampai ke nusantara. Pada akhirnya, hal tersebutlah yang membuatnya terkenal sebagai musik tradisional. Untuk sejarah selengkapnya, bisa cek uraian berikut.

Sejarah Gambang Kromong dari Tiongkok Selatan

Alat musik ini sendiri asalnya dari Fujian yang ada di Tiongkok Selatan. Kemudian alat musik tersebut diwariskan secara turun-temurun di kalangan komunitas Tiongkok. Mulai dari komunitas yang ada di Xiamen, Zhangzhou dan Quanzhou dalam kawasan Provinsi Fujian.

Selanjutnya ada perantau Tiongkok dari wilayah tersebut yang membawa alat musik ini ke nusantara. Lalu di tahun 1880-an, ada musisi yang mengenalkan alat musik tersebut. Musisi ini bernama Bek Tjeng Tjoe dari kawasan Senen, Jakarta.

Saat itu ia menyatukan orkes tradisional Tionghoa dan beragam alat musik khas setempat. Mulai dari kromong sampai dengan gendang kempul.

Perpaduan tersebutlah yang melahirkan gambang kromong seperti saat ini. Pada dasarnya, gambang kromong adalah nama dua alat perkusi yakni gambang dan kromong.

Saat menggunakan alat musik tersebut, alunan lagunya masih kental nuansa Tionghoa. Sebagian besar lagunya menggunakan instrumental tanpa ada liriknya. Hal ini karena biasanya lagu tersebut digunakan untuk mengiringi acara tertentu.

Fakta tersebut turut memperlihatkan bahwa gambang kromong mendapatkan akar yang kuat di wilayah Tiongkok Selatan. Meski begitu, alat musik tersebut juga mendapatkan pengaruh lokal yang kental di nusantara. Maka dari itu, alat musik ini termasuk salah satu warisan budaya Indonesia.

Cara Memainkan Gambang Kromong

Bukan hanya sejarah gambang kromong saja yang perlu diketahui secara mendalam, melainkan juga cara memainkannya. Apabila mengetahui bagaimana cara memainkannya, maka bisa lebih mudah untuk membedakannya dengan alat musik lainnya. Untuk memainkan alat musik ini terbilang mudah.

Perihal cara memainkan gambang kromong terungkap di akun TikTok @amink_bolobolo. Untuk memainkannya, pemain hanya perlu memukulnya dengan alat khusus yang bentuknya bundar dan panjang. Suara yang dihasilkan terdengar ringan dan lembut. Alat musik ini bisa digunakan untuk orkestra Betawi ketika mengadakan acara tertentu. Alunan musiknya terdengar semakin memanjakan telinga ketika dimainkan bersama dengan gong, kendang dan alat gamelan lainnya.

Karakteristik Gambang Kromong

Alat musik ini bisa semakin mudah dikenali apabila memahami karakteristiknya. Adapun ciri-cirinya yakni memiliki bilah gambang sebanyak 18 buah. Hal ini membedakannya dengan jenis gambang biasanya yang memiliki bilah antara 17 sampai 21 buah.

Ciri berikutnya, alat musik ini biasanya terbuat dari material kayu suangking. Ada juga yang terbuat dari material manggarawan, huru batu maupun jenis kayu lainnya. Bahan tersebut memungkinkan bunyi yang keluar dari gambang kromong terdengar lebih empuk ketika dipukul.

Lebih lanjut, gambang kromong ini menggunakan tangga nada pentatonik China. Karena hal itu, banyak juga yang menyebutnya dengan salendro mandalungan atau salendro China.

Untuk penggunaannya, biasanya gambang kromong digunakan dalam lagu yang sifatnya humor, sindiran dan penuh gembira. Lain halnya dengan gambang biasa yang umumnya dipakai untuk pembuka penampilan tertentu ataupun memperindah gendhing.

Sejarah gambang kromong memang cukup melegenda. Kendati demikian, popularitasnya tidak mengalami penurunan. Akan tetapi, eksistensinya justru semakin terlihat sampai era modern seperti sekarang ini. Hal ini tampak dari sejumlah acara yang masih memanfaatkan alat musik tersebut. /puji